| Ditambahkan | Januari 27, 2019 |
| Kategori | Produk Sejarah |
| Harga | Rp. 75,000 @ NEGARA KHILAFAH JILID 2 Setelah Khilafah keempat dari khulafa ar-Rasyidin, yaitu Imam Ali bin Abu Thalib terb... |
| Share | |
| Hubungi Kami | |
| Beli Sekarang |
Review Negara Khilafah Dari Masa Rasulullah SAW Hingga Masa Bani Umayyah JILID 2
Rp. 75,000 @
NEGARA KHILAFAH JILID 2
Setelah Khilafah keempat dari khulafa ar-Rasyidin, yaitu Imam Ali bin Abu Thalib terbunuh (pada bulan Ramadhan tahunn 40 H), kaum Muslim di wilayah Syam memilih Mu’awiyah bin Abu Sufyan (yang kala itu menjabat sebagai Gubernur Syam) sebagai Khilafah berikutnya, sebagai konsekuenslogis dari peristiwa tahkim yang terjadi sebelumnya. Sementara itu, kaum Muslim di wilayah Irak memilih Hasan bin Ali sebagai Khalifahnya. Namun, beberapa bulan kemudia, dengan pertimbangan untuk menghindari perpecahan dan pertikaian diantara kaum Muslim, sekaligus untuk menyatukan kaum Muslim dalam satu kepemimpinan, Hasan bin Ali menyerahkan kekuasaannya kepada Mu’awiyah. Peristiwa yang terjadi pada tahun 41 H ini dikenal dengan ‘Aamul jamaah’, sekaligus sebagai tonggak baru peradaban Islam, yang kekuasaannya didominasi oleh para Khalifah dari Bani Umayyah.
Mu’awiyah bin Abu Sufyan bin Shakhr bin Harb bin Umayyah menjadi Khalifah pertama dari periode ke-Khalifahan Islam Bani Umayyah. Dialah orang pertama dalam sejarah Islam yang menjadikan ke-Khalifahan, sebagai sebuah warisan, yang diturunkan kepada anak cucu atau saudara-saudaranya. Padahal,kekuasaan itu adalah hak milik kaum Muslim, bukan milik pribadi, keluarga, atau pun kelompok tertentu. Meski demikian, ia tidak pernah berani mencampakkan legalitas syar’I atas kekuasaan, yaitu adanya bai’at dari kaum Muslim terhadap Khalifah. Hal itu berlangsung hingga masa Khalifah terakhir dari Bani Umayyah, yaitu Marwan II, atau dikenal dengan Marwan bin Muhammad bin Marwan bin Hakam, yang terbunuh pada tahun 132 H.
Didalam buku ini, Anda akan diajak berpetualang ke masa-masa jahiliyah pra Islam, kelahiran Rasulullah Muhammad saw dalam membangun masyarakat dan peradaban baru, wafatnya beliau saw, yang dilanjutkan dengan masa ke-khalifahan yang penuh berkah dan petunjuk, yaitu Khulafa ar-Rasyidin. Kemudian berganti dengan masa ke-khalifahan Bani Umayyah. Sungguh, didalam pergiliran kekuasaan tersebut, sarat dengan pelajaran dan hikmah, bagi orang-orang yang mau berpikir. Anda juga akan bisa membedakan karakter penguasa dan sifat kaum Muslim pada masa Rasulullah dan khulafa ar-Rasyidin, dengan karakter para penguasa setelah mereka. Meski demikian, sungguh karakter para Khalifah terdahulu- meski mereka itu berada jauh setelah periode khulafa ar-Rasyidin- timelepaskan perhatian dan upayanya untuk menjaga dan memelihara agama, menyebarluaskan perhatian dan upayanya untuk menjaga dan memelihara agama, menyebarluaskan dakwah, menjalankan jihad fi sabilillah, menerapkan syariat dan hukum-hukum Islam, melindungi, memelihara dan mengurus kaum Muslim, menjaga dan membagi-bagikan harta milik umat kepada kaum Muslim, memperhatikan dan menjaga wibawa para prajurit, menghormati para ulama, dan masih ada rasa takut pada diri mereka terhadap Allah Swt.
Maka perhatikan dan bandingkan, karakter para khilafah terdahulu, dengan para penguasa kaum Muslim saat ini. Hendaknya orang-orang yang membaca sejarah mau berpikir. Berapa banyak umat sebelum kita hancur binasa durhaka dan mendustai ajaran Allah Swt dan Rasul-nya.
